Digital Marketing Apr 07, 2020

6 Tool Terbaik untuk Ukur Performa Website Kamu

Tool apa saja yang bisa dipakai untuk mengecek performa sebuah website? Apa keistimewaan tool-tool tersebut? Silakan simak jawabannya dalam tulisan di bawah ya!

6 Tool Terbaik untuk Ukur Performa Website Kamu

Saat ini ada banyak pilihan software serta tool yang bisa dipakai untuk mengecek performa website. Ada yang bisa digunakan secara cuma-cuma atau gratis, ada pula yang mewajibkan penggunanya untuk membayar terlebih dahulu. Apa sajakah itu? Berikut adalah 6 tool terbaik untuk mengukur performa website kamu.

 

1. Google Analytics

6 Tool Terbaik untuk Ukur Performa Website Kamu. Photo Credit: uploadcare.com

Tool satu ini sangat dibutuhkan untuk jenis kampanye SEO apa pun. Selain gratis, keunggulan Google Analytics juga terletak pada kemampuannya untuk memberikan gambaran lengkap performa situs . Pebisnis bahkan bisa menggunakannya untuk mengetahui hal-hal apa yang bisa ditingkatkan dari situs.

Google Analytic dibekali beragam teknik canggih, misalnya seperti atribusi channel, pengelompokkan data menjadi user dan sessions, pelacak lintas-perangkat, pembuat dimensi dan metrik khusus, dan lain-lain. Jadi jangan ragu memanfaatkannya untuk menilai performa website kamu ya!

 

2. Ahrefs

6 Tool Terbaik untuk Ukur Performa Website Kamu. Photo Credit: ahrefs.com

Kamu bisa melakukan banyak hal melalui tool ini. Jika kamu ingin mengetahui hal-hal yang dilakukan website kompetitor secara akurat, Ahrefs adalah tool yang sangat direkomendasikan. Ahrefs menawarkan analisis kompetitif untuk menemukan keyword yang masuk dalam list kompetitor kamu.

Tool ini juga memberi informasi tentang keyword dan backlink untuk situs kamu sendiri, penelitian konten dari topik yang bekerja baik untuk kamu, monitorisasi web, serta pelacakan peringkat lokasi spesifik yang akurat. Mantap sekali bukan? Kamu dapat menguji coba Ahrefs selama tujuh hari dengan biaya tujuh dollar AS.

 

3. SEMrush

6 Tool Terbaik untuk Ukur Performa Website Kamu. Photo Credit: reliablesoft.net

Software analitik ini cocok digunakan untuk e-commerce dan pengguna perusahaan. SEMrush kabarnya sudah dipakai lebih dari 5 juta pengguna. Tak heran, SEMrush masuk dalam jajaran software teratas belakangan ini. Toolkitnya terbilang lengkap karena berisi analisis untuk urusan PPC, konten dan PR, SEO, riset pasar, dan media sosial.

Kamu bisa melakukan uji coba terhadap SEMrush secara cuma-cuma selama 14 hari. Durasi tersebut cukup untuk mengetahui apakah fitur-fiturnya cocok dipakai oleh kamu selama bekerja. Harga paket software ini berkisar dari 99 sampai 399 dollar AS per bulan.

 

4. Google Optimize

6 Tool Terbaik untuk Ukur Performa Website Kamu. Photo Credit: kinsta.com

Salah satu cara untuk menghilangkan dugaan dalam kampanye SEO adalah mengetahui versi pages mana yang memberikan hasil terbaik. Cara ini juga patut dicoba pebisnis yang ingin mengecek bagaimana pengunjung merespon website-nya sendiri. Oke?

Dengan melakukan pengujian secara berkala, pebinis bisa memastikan bahwa situsnya berada dalam posisi terdepan. Pengujian ini berguna terutama ketika algoritma baru keluar atau saat customer mengubah preferensi mereka. Pakailah Google Optimize untuk menguji varian dari sejumlah halaman situs kamu secara mudah. Lihatlah performa masing-masing halaman sesuai tujuannya.

 

5. Agency Analytics

6 Tool Terbaik untuk Ukur Performa Website Kamu. Photo Credit: agancyanalytics.com

Tool ini bisa dipakai penggunanya untuk membuat laporan tak terbatas, baik yang bersifat harian, mingguan, atau bulanan. Agency Analytics juga bisa digunakan untuk memantau beragam kampanye lewat dasbor yang bisa diatur sesuai kebutuhan. Keistimewaan tool ini terletak pada fiturnya yang lengkap untuk mengaudit SEO, aplikasi seluler, media sosial, dan lain-lain.

 

6. Hotjar

6 Tool Terbaik untuk Ukur Performa Website Kamu. Photo Credit: brandonmlewin.com

Tool ini bakal membantu kamu untuk mengetahui perilaku user saat menetao di situs kamu. Pemilik webiste bisa menggunakan Hotjar untuk mengetahui hal apa yang dicari dan diklik user. Alat analisis perilaku ini bekerja menggunakan heatmaps serta merekam bagian mana yang dieksplor oleh user.

Hotjar juga dilengkapi fitur conversion funnel yang mampu memberikan data terkait halaman dan langkah apa yang dilalui pengunjung situs kamu. Mantap sekali bukan?

Demikian 6 tool yang bisa kamu gunakan untuk mengukur performa situs. Semoga informasi ini berguna buat kamu yang hendak menganalisis gambaran situasi sebuah situs untuk kemudian diperbaiki menjadi lebih baik. Jika bingung mencari platform wifi untuk keperluan bisnis, kamu bisa memakai Retinad yang menyuguhkan koneksi cepat dan sinyal stabil.

 

Source: business2community
Feature Image - lawyernomics.avvo.com


Categories

RELATED ARTICLES

Digital Marketing Mar 26, 2020

6 Tips Mudah Tingkatkan Penjualan Bisnis Via Instagram


Bagaimana cara meningkatkan penjualan bisnis via instagram? Hal-hal apa saja yang...

Digital Marketing Mar 27, 2020

4 Strategi Digital Marketing selama Pandemi Corona Berlangsung


Agar bisnis berjalan lancar, kamu perlu menyesuaikan strategi digital marketing...

Digital Marketing Mar 20, 2020

Digital Marketing: Istilah Umum yang Patut Dipahami Agar Tidak Ketinggalan Zaman! (Part 1)


Semakin hari teknologi pun terus berkembang, apalagi kalau membicarakan mengenai...

LATEST ARTICLES

Technology May 06, 2020

6 Kemungkinan Bisa Terjadi Setelah Kebocoran Data E-Commerce Besar


Kebocoran data dan tersebar luasnya data tersebut yang terjadi di...

Lifestyle May 05, 2020

3 Hal di Kantor Ini Bisa Berubah Drastis Setelah Pandemi Covid-19 Selesai


3 perubahan ini bisa saja terjadi di kantor Anda setelah...

Technology May 04, 2020

Whatsapp Punya Situs Informasi Covid-19 Untuk Cegah Penyebaran Hoaks


Terkait dengan pandemi virus corona sekarang ini, Whatsapp meluncurkan pusat...

promo-special

Beriklan di Retinad?

Banyak brand telah mencoba. Raih pengunjung nyata yang memiliki daya beli, bukan sekedar kira-kira.